BLOK 8 VERTICAL OUTPUT
KERUSAKAN-KERUSAKAN DAN TIPS-TIPS PERBAIKAN BLOK VERTIKAL OUTPUT
1. Garis horisontal (mendatar)
Kerusakan ini disebabkan karena sinyal vertikal tidak masuk ke yoke, mungkin dikarenakan gagalnya output vertikal. cek tegangan supply penguat vertikal, cek komponen-komponen disepanjang jalur output vertikal dari IC jungle/osilator. Bila output vertikal dari osilator ada dan tegangan supply amplifier vertikal ada, cek apakah tegangan pada output vertikal ada dengan voltmeter AC. Secara normalnya, tegangan output pada amplifier vertikal non simetris akan terbaca setengah dari VCC secara DC. Dan terbaca 0VDC bila pada penguat simetris. Bila kerusakan bukan pada blok penguat vertikal melainkan pada blok jungle-nya, cek v-ramp dan v-iref (baca datasheet IC yang dipakai).
2. Kurang penuh atau terlalu penuh
Cek setelan v-size, cek apakah yoke yang terpasang cocok impedansinya atau sudah berubah impedansinya, cek tegangan supply (bila terlalu tinggi maka gambar akan memendek, begitu sebaliknya bila tegangan supply turun). Cek elko-elko diseputar penguat vertikal, kalau perlu direboisasi ulang meski kelihatan bagus, terlebih pada elko dan resistor-resistor vertikal feedback (feedback, bagian sistem penguat yang mengumpan balik sinyal dari output ke bagian inputnya, umumnya terdiri dari jaringan resistor dan kapasitor, RC). Bila disertai dengan gambar yang tidak linear, cek setelan V-LINE.
3. Gambar scrolling/bergulung ke atas/bawah
Cek format sistem warna apakah PAL/NTSC. Cek blok osilator vertikal. bila kadang-kadang dapat ‘berhenti’ sendiri, cek komponen-komponen disepanjang vertical feedback dan sinkronisasi vertikal. Pada beberapa tipe IC penguat vertikal yang dilengkapi dengan switch mode frekuensi vertikal (misalnya TA8445, LA7838) umumnya kerusakan terjadi pada IC itu sendiri.
4. Tinggi/gambar tidak linear, atau disertai dengan melipatnya gambar pada posisi atas/bawah.
Yang dimaksud tidak linear adalah gambar yang ditampilkan tidak seragam tingginya dari atas sampai bawah. Misalnya sedang menampilkan ngambar kotak-kotak (grid), maka tinggi kotak yang ditampilkan tidak seragam/sama (katakan saja panjang kepala tidak proporsional). Cek setelan V-LINE dan V-SIZE, cek tegangan supply penguat vertikal, cek dioda pump-out, cek juga elko-elko diseputar IC vertikal terutama elko pump-out dan elko output vertikal. V-RAMP dan V-FEEDBACK juga dapat menyebabkan kerusakan ini. Pada penguat jenis simetris, cek tegangan output kedua V-Drive, harus seimbang.
5. Gambar terbalik
Bila gambar yang ditampilkan terbalik, balik saja polaritas kabel yoke vertikalnya.
6. Timbul garis-garis dengan posisi tetap atau acak
Selain timbul garis acak, umumnya juga disertai dengan tidak linearnya gambar, disebabkan karena yoke berubah keseimbangannya, atau yoke rusak (gulungan konslet sebagian).
7. Gambar seperti gelombang, hanya ditengah layar
Cek apakah yoke vertikal putus/terbakar. Yoke vertikal terdiri dari 2 bagian, bila 1 bagiannya putus/rusak, dapat menyebabkan kerusakan seperti ini.
TAMBAHAN
Sinyal gigi gergaji yang dikuatkan olek blok penguat vertikal berfrekuensi antara 40 s/d 400Hz, audible, pilih saja 50Hz, jadi bila output vertikal diberi beban speaker, akan terdengar suara druut. Jadi wajar saja bila dari yoke terdengar suara. Bila sistem grounding dalam TV tidak baik, suara ini kadang dapat mengganggu sistem audio amplifiernya (terdengar pada speaker TV secara halus).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar